Disparitas Pendidikan dan Ketimpangan Pendapatan di Jawa Tengah: Sintesis Literature 2021-2025

Authors

  • kayla ramadhani Universitas Jenderal Soedirman
  • Adjani Putri Anelis Universitas Jenderal Soedirman
  • Oki Anggraeni Universitas Jenderal Soedirman
  • Dijan Rahajuni Universitas Jenderal Soedirman

Keywords:

Human Capital, Distribusi Pendapatan, Kesenjangan Regional, Pembangunan Ekonomi, Kualitas SDM

Abstract

Ketimpangan pendapatan masih menjadi tantangan pembangunan di Provinsi Jawa Tengah meskipun indikator pendidikan menunjukkan tren peningkatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pendidikan dan ketimpangan pendapatan berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah 15 artikel ilmiah dan laporan statistik yang diterbitkan pada periode 2021–2025. Literatur diperoleh melalui Google Scholar, Garuda, dan publikasi resmi Badan Pusat Statistik, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan berperan dalam menurunkan ketimpangan pendapatan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, produktivitas tenaga kerja, dan akses terhadap pekerjaan formal. Namun, disparitas akses pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan menyebabkan manfaat pendidikan belum dirasakan secara merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemerataan akses dan kualitas pendidikan merupakan faktor penting dalam upaya mengurangi ketimpangan pendapatan di Jawa Tengah. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan pembangunan pendidikan yang lebih inklusif.

References

[1] H. Muslimah dan D. Putri, “Pengaruh Aglomerasi, Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Ketimpangan Pendidikan, dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Ketimpangan Pendapatan di Indonesia Hanifa,” JKEP J. Ilm. Ekon. dan Pembanguan, vol. 3, no. 1, hal. 9–18, 2021, doi: 10.24036/jkep.v3i3.12365.

[2] S. Aini dan R. Nugroho, “Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan, Pengangguran, dan Ketimpangan Pendapatan Terhadap Kemiskinan di Provinsi Jawa Timur,” Bul. Pembang., vol. 4, no. 1, hal. 20–36, 2023, doi: https://doi.org/10.21107/bep.v4i1.19474.

[3] Rofiuddin, “Analisis ketimpangan pendapatan di negara middle income dan high income: Pendidikan, pengangguran, upah, dan inflasi,” J. Econ. Res. Policy Stud., vol. 4, no. 2, hal. 342–352, 2024, doi: https://doi.org/10.53088/jerps.v4i2.746.

[4] Y. Sari, A. Soleh, dan W. Wafiaziza, “ANALISIS PENGARUH PENDIDIKAN DAN PENDUDUK MISKIN TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI PROVINSI JAMBI,” J. Dev., vol. 9, no. 2, hal. 169–180, 2021, doi: https://doi.org/10.53978/jd.v9i2.182.

[5] Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah, “Statistik Pendidikan Provinsi Jawa Tengah 2024,” 2024. [Daring]. Tersedia pada: https://jateng.bps.go.id/id/publication/2025/07/07/813a857e2ca40d48e7b7aef3/statistik-pendidikan-provinsi-jawa-tengah-2024.html

[6] D. R. Hakim dan I. Rosini, “Regional Income Inequality in Indonesia: The Role of Public and Private Investment,” J. Ekon. Malaysia, vol. 56, no. 3, hal. 87–101, 2022, doi: 10.17576/JEM-2022-5603-05.

[7] S. Setyadi, “Inequality of Education in Indonesia by Gender, Socioeconomic Background and Government Expenditure,” EKO-REGIONAL J. Pembang. Ekon. Wil., hal. 27–36, 2022, doi: 10.32424/1.erjpe.2022.17.1.2895.

[8] Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah, “Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk September 2024 Provinsi Jawa Tengah.” [Daring]. Tersedia pada: https://jateng.bps.go.id/id/pressrelease/2025/01/15/1546/tingkat-ketimpangan-pengeluaran-penduduk-september-2024-provinsi-jawa-tengah.html

[9] A. Arfian, L. O. M. Harafah, M. Y. Balaka, H. Aedy, A. Saranani, dan W. A. Rumbia, “PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, PENDIDIKAN DAN KEMISKINAN TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI SULAWESI TENGGARA,” J. Prog. Ekon. Pembang., vol. 7, no. 2, hal. 245, 2022, doi: 10.33772/jpep.v7i2.26346.

[10] D. Darmuji, T. Alawiyah, dan K. Hasanah, “Dampak Kualitas Pendidikan dan Kemiskinan terhadap Ketimpangan Pendapatan Ekonomi: Sebuah Analisis,” J. Pendidik. Indones., vol. 5, no. 8, hal. 458–467, 2024, doi: 10.59141/japendi.v5i8.3183.

[11] N. Laila, S. Dai, S. Canon, dan I. Abdul, “ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PERKAPITA, PENDIDIKAN, DAN KESEHATAN TERHADAP KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN DI INDONESIA,” J. Stud. Ekon. DAN Pembang., vol. 1, no. 3, hal. 59–68, 2024, doi: http://dx.doi.org/10.37905/jsep.v1i3.23438.

[12] R. Sihombing dan N. Kusuma, “Pemerataan Pendidikan: Studi Kasus 34 Provinsi di Indonesia,” Parahyangan Econ. Dev. Rev., vol. 1, no. 2, hal. 143–151, 2023, doi: 10.26593/pedr.v1i2.6670.

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

ramadhani, kayla, Anelis, A. P., Anggraeni, O., & Rahajuni, D. (2026). Disparitas Pendidikan dan Ketimpangan Pendapatan di Jawa Tengah: Sintesis Literature 2021-2025. Jurnal Ekonomi, Akutansi Dan Manajemen Nusantara, 5(1), 531–536. Retrieved from https://ejournal.loddosinstitute.org/index.php/jeama/article/view/911