Pengaruh Dana Alokasi Khusus Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Nusa Tenggara Timur
DOI:
https://doi.org/10.55338/jeama.v5i1.865Kata Kunci:
Desentralisasi Fiskal, Transfer ke Daerah, Kemiskinan Multidimensi, Belanja PublikAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan DAK Nonfisik terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2017–2025. Menggunakan metode analisis kuantitatif dengan regresi berganda linier, penelitian ini membedah hubungan kausal antara variabel fiskal tersebut dengan angka kemiskinan yang tercatat mencapai 17,5% pada tahun 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, DAK Fisik dan DAK Nonfisik memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan dengan kontribusi sebesar 82,83%. Secara parsial, DAK Fisik tidak berpengaruh signifikan terhadap penurunan kemiskinan, yang mengindikasikan bahwa dampak pembangunan infrastruktur di NTT bersifat jangka panjang dan belum menyentuh masyarakat miskin secara langsung. Sebaliknya, DAK Nonfisik berpengaruh negatif dan signifikan, yang membuktikan bahwa alokasi untuk sektor pendidikan dan kesehatan (seperti BOS dan BOK) efektif dalam mengurangi beban pengeluaran rumah tangga serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pengentasan kemiskinan di Nusa Tenggara Timur lebih dominan didorong oleh intervensi DAK Nonfisik yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Referensi
[1] R. A. Mulia and R. P. Putri, “Pengaruh Tingkat Kemiskinan dan Produk Domestik Regional Bruto Terhadap Kesejahteraan Masyarakat,” J. Ilm. Ekotrans Erud., vol. 2, no. 1, pp. 22–33, Jun. 2022, doi: 10.69989/68ye6x37.
[2] Z. Manshor, S. Abdullah, and A. B. Hamed, “Poverty and the Social Problems,” Int. J. Acad. Res. Bus. Soc. Sci., vol. 10, no. 3, p. Pages 614-617, Mar. 2020, doi: 10.6007/IJARBSS/v10-i3/7076.
[3] C. Lund et al., “Social determinants of mental disorders and the Sustainable Development Goals: a systematic review of reviews,” Lancet Psychiatry, vol. 5, no. 4, pp. 357–369, Apr. 2018, doi: 10.1016/S2215-0366(18)30060-9.
[4] Metro TV News, “Kisah pilu bocah SD di Ngada akhiri hidup karena tak mampu beli buku-pena,” Feb. 04, 2026. [Online]. Available: https://www.metrotvnews.com/play/kBVCMwDV-kisah-pilu-bocah-sd-di-ngada-akhiri-hidup-karena-tak-mampu-beli-buku-pena
[5] Frederic Winston Nalle; Kamilaus K. Oki; Putra M.M. Sangaji, “Analisis kemampuan keuangan daerah dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah provinsi nusa tenggara timur,” INOVASI, no. Vol 17, No 1 (2021): Februari, pp. 184–197, 2021.
[6] E. Bukhari, “Pengaruh Dana Desa dalam Mengentaskan Kemiskinan Penduduk Desa,” J. Kaji. Ilm., vol. 21, no. 2, pp. 219–228, May 2021, doi: 10.31599/jki.v21i2.540.
[7] A. S. Pambudi, “Potret Temuan Implementasi Pembangunan Bidang Pendidikan: Studi Kasus Dana Transfer Khusus di Provinsi Jawa Barat,” J. Adm. Publik, vol. 19, no. 2, pp. 193–212, Dec. 2023, doi: 10.52316/jap.v19i2.173.
[8] Della Kurniawati, Puti Andiny, Yani Rizal, and Safuridar Safuridar, “Pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Aceh,” Kaji. Ekon. Dan Akunt. Terap., vol. 1, no. 4, pp. 62–74, Nov. 2024, doi: 10.61132/keat.v1i4.595.
[9] R. Amami and K. Asmara, “Analisis Pengaruh PAD, DAU, DAK, dan Belanja Modal terhadap Kemiskinan di Kabupaten Ngawi,” J. Ekobistek, Mar. 2022, doi: 10.35134/ekobistek.v11i2.297.
[10] T. Triyulianto, B. S. Rizkia Nurvita, and Hidayaturahmi, “Pengaruh Realisasi Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Belanja Bantuan Sosial dan Belanja Modal Terhadap Tingkat Kemiskinan,” J. Good Gov., pp. 111–128, Sep. 2024, doi: 10.32834/gg.v20i2.807.
[11] Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, “Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Fisik,” Peraturan Presiden, 2024.
[12] Menteri Keuangan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 204/PMK.07/2022 tentang Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Nonfisik, vol. 2022.
[13] Persentase Penduduk Miskin Menurut Kabupaten/Kota (Persen), 2025, “BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur,” 2025.
[14] A. S. Sulaeman and N. Andriyanto, “OPTIMALISASI PENGELOLAAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) UNTUK MENDORONG PERTUMBUHAN PEMBANGUNAN DAERAH DI INDONESIA,” J. Apl. Akunt., vol. 5, no. 2, pp. 175–200, Apr. 2021, doi: 10.29303/jaa.v5i2.99.
[15] L. A. Aulia and I. Y. Wulansari, “PEMBENTUKAN INDEKS KEMISKINAN MULTIDIMENSI ANAK DAN PEMANFAATANNYA UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA TAHUN 2017,” Semin. Nas. Off. Stat., vol. 2019, no. 1, pp. 336–346, May 2020, doi: 10.34123/semnasoffstat.v2019i1.222.
[16] Pancawati, M. D., “Tragedi Ngada: Alarm Sunyi Kemiskinan Ekstrem,” KOMPAS, 2026. [Online]. Available: https://www.kompas.id/artikel/tragedi-ngada-alarm-sunyi-kemiskinan-ekstrem
[17] J. W. Creswell, Research design: qualitative, quantitative, and mixed methods approaches, 4th edition, International student edition. Los Angeles London New Delhi Singapore Washington, DC: SAGE, 2014.
[18] J. F. Hair, Multivariate data analysis, Eighth edition. Andover, Hampshire: Cengage, 2019.
[19] BPS, “Statistik Kemiskinan Kabupaten/Kota Provinsi NTT,” Badan Pusat Statistik, 2023.
[20] “Laporan Dana Alokasi Khusus,” Kementerian Keuangan Republik Indonesia, 2022.
[21] R Core Team, “R: A Language and Environment for Statistical Computing,” R Foundation for Statistical Computing, Vienna, Austria, 2023. [Online]. Available: https://www.R-project.org/
[22] B. H. Baltagi, Econometric Analysis of Panel Data. Hoboken, NJ, USA: John Wiley & Sons, 2013.
[23] D. N. Gujarati and D. C. Porter, Basic Econometrics, 5th ed. New York, NY, USA: McGraw-Hill, 2009.
[24] C. Hsiao, Analysis of Panel Data, 3rd ed. Cambridge, U.K.: Cambridge University Press, 2014.
[25] U. Sekaran and R. Bougie, Research Methods for Business: A Skill-Building Approach, 7th ed. Hoboken, NJ, USA: Wiley, 2016.
[26] J. M. Wooldridge, Introductory Econometrics: A Modern Approach, 5th ed. Boston, MA, USA: Cengage Learning, 2015.
[27] R. Abbdulla, “Pengaruh Dana Desa terhadap Tingkat Kemiskinan di Gorontalo,” Jambura Econ. Educ. J., vol. 4, no. 2, pp. 165–176, 2022, doi: 10.37479/jeej.v4i2.14165.
[28] R. Adriawan, A. Rahman, and B. Iwang, “Pengaruh desentralisasi fiskal terhadap tingkat kemiskinan,” Forum Ekon., vol. 24, no. 1, pp. 226–234, 2022, doi: 10.30872/jfor.v24i1.10750.
[29] Badan Pusat Statistik, “Jumlah dan persentase penduduk miskin menurut provinsi,” 2024. [Online]. Available: https://www.bps.go.id
[30] B. Baihaqi, “Bappenas Ungkap Capaian Target Pembangunan Nasional,” NERACA, 2024.
[31] T. Hany and N. Nuzul, “Pengaruh Transfer Fiskal terhadap Kemiskinan di Pulau Sumatera,” vol. 17, no. 3, 2026, doi: 10.24905/permana.v17i3.1410.
[32] J. A. Hausman, “Specification Tests in Econometrics,” Econometrica, vol. 46, no. 6, pp. 1251–1271, 1978, doi: 10.2307/1913827.
[33] Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024. Jakarta, Indonesia: Kementerian PPN/Bappenas, 2020. [Online]. Available: https://www.bappenas.go.id/
[34] R. A. Ma’rifat, I. M. Suraharta, and I. I. J., “Tinjauan yuridis terhadap Dana Alokasi Khusus sebagai instrumen pembangunan daerah dalam sistem keuangan daerah,” vol. 2, no. 4, pp. 306–312, 2024, doi: 10.8734/CAUSA.v1i2.365.
[35] S. Sembiring, D. Diana, and F. Fakriah, “Pengaruh Dana Alokasi Khusus dan Dana Alokasi Umum terhadap tingkat kemiskinan di Kota Lhokseumawe,” J. Kaji. dan Penalaran Ilmu Manaj., vol. 2, no. 4, pp. 37–47, 2024, doi: 10.59031/jkpim.v2i4.492.
[36] K. Sihite, P. Andiny, Y. Rizal, and S. Safuridar, “Pengaruh Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus terhadap tingkat kemiskinan di Sumatera Utara,” J. Ilmu Ekon., vol. 3, no. 3, pp. 98–114, 2024, doi: 10.59827/jie.v3i3.165.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Astrella Vanindya Sheren, Marini Muharwati, Indira Anggun Septianingrum, Muhammad Chairil Umam, Fazrul Ilham Syahreza, Hilman Rizkillah Sya'bi, Melda Fadiyah Hidayat, Revienda Anita Fitrie

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




