Analisis Financial Distress Menggunakan Metode Altman Z-Score pada Perusahaan Pertambangan (Studi Kasus ADARO, BUMI, ANTM, INCO, dan BNBR)
Kata Kunci:
Financial Distress, Altman Z-Score, Kinerja Keuangan, Perusahaan Sektor PertambanganAbstrak
Sektor pertambangan di Indonesia memainkan peran penting dalam perekonomian nasional dengan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan negara, namun juga menghadapi berbagai tantangan yang berkaitan dengan kondisi financial distress. Kesehatan keuangan perusahaan-perusahaan di sektor ini menjadi hal yang krusial untuk menilai kinerja operasional dan keberlanjutan usaha. Financial distress tidak hanya berdampak pada perusahaan itu sendiri, tetapi juga memengaruhi berbagai pemangku kepentingan, termasuk karyawan dan investor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan perusahaan sektor pertambangan di Indonesia selama periode 2019–2023 dengan menggunakan model Altman Z-Score untuk memprediksi kemungkinan terjadinya financial distress. Lima perusahaan yang diteliti yaitu ADARO, BUMI, ANTM, INCO, dan BNBR.Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan mengalami penurunan kinerja keuangan, dengan BUMI, INCO, dan BNBR berada pada kategori distress area. Meskipun BUMI sempat mengalami perbaikan kinerja keuangan pada tahun 2022, perusahaan tersebut kembali mengalami penurunan pada tahun 2023. ANTM menunjukkan peningkatan kinerja dengan masuk ke safe area setelah sebelumnya berada di gray area. Sementara itu, ADARO menunjukkan kinerja keuangan yang stabil dan berada di safe area selama seluruh periode penelitian.Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan yang efektif serta analisis keuangan yang berkelanjutan untuk mengidentifikasi dan mengatasi potensi permasalahan keuangan pada perusahaan di sektor pertambangan.
Referensi
S. Hartati, “Analisis Kinerja Keuangan Sektor Pertambangan di Indonesia,” Jurnal Ekonomi dan Bisnis, vol. 15, no. 2, pp. 125–135, 2023.
E. I. Altman, “Financial Ratios, Discriminant Analysis and the Prediction of Corporate Bankruptcy,” J. Finance, vol. 23, no. 4, pp. 589–609, 1968.
Hery, Analisis Laporan Keuangan. Grasindo, 2016.
M. Damert, A. Paul, and R. J. Baumgartner, “Exploring the Determinants and Long-Term Performance Outcomes of Corporate Carbon Strategies,” J. Clean. Prod., 2021.
E. F. Brigham and M. C. Ehrhardt, Financial Management: Theory and Practice. Cengage Learning, 2016.
R. Nasution, “Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Financial Distress Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia,” Jurnal Manajemen dan Keuangan, vol. 10, no. 1, pp. 45–60, 2023.
A. Ririn, “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Financial Distress pada Perusahaan Sektor Pertambangan,” Jurnal Riset Akuntansi, vol. 8, no. 3, pp. 301–315, 2023.
M. Khasanah, “Analisis Prediksi Financial Distress Menggunakan Model Altman Z-Score pada Perusahaan Ritel yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022,” Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi, vol. 9, pp. 1–11, 2024.
Sari, R. (2022). Peran Laporan Keuangan dalam Mendeteksi Financial Distress. Jurnal Manajemen dan Bisnis. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 11(3), 125–135.
Schroeder, R. G., Clark, M. W., & Cathey, J. M. (2019). Financial Accounting Theory and Analysis: Text and Cases. Wiley.
White, G. I. , Sondhi, A. J. , & Fried, D. (2021). The Analysis and Use of Financial Statements. Wiley.
Wild, J. J., Subramanyam, K. R. , & Halsey, R. F. (. (2019). Financial Statement Analysis. .
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




