Analisis Dampak Pembangunan Jalur Lintas Selatan Terhadap Perekonomian Wilayah Kabupaten di Jawa Timur
indonesia
Kata Kunci:
PDRB, Jalur Lintas Selatan, Dampak Ekonomi, DiDAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengidentifikasi dampak pembangunan Jalur Lintas Selatan terhadap indikator ekonomi wilayah, yang meliputi Produk Domestik Regional Bruto, Produk Domestik Regional Bruto Perkapita, serta Pendapatan Asli Daerah, pada delapan kabupaten yang melintasi Jalur Lintas Selatan, dengan menggunakan metode staggered DID ( Difference-in-Differences ) periode 2010-2024. Analisis menunjukkan bahwa koefisien operasional Jalur Lintas Selatan bersifat positif terhadap variabel ketiga tersebut, tetapi potensinya tidak signifikan secara statistik karena nilai standard error melebihi koefisien. Dapat disimpulkan bahwa hingga tahun terdekat dari pengamatan yaitu tahun 2024, pembangunan dan pengoperasian Jalur Lintas Selatan belum menunjukkan kontribusi berarti pada peningkatan tiga variabel sektor yang digunakan. Temuan ini selaras dengan literatur terdahulu yang menegaskan bahwa dampak proyek jalan tidak bisa instan atau universal, serta dampaknya seringkali membutuhkan waktu dan bahkan bisa menunjukkan hasil yang negatif pada tahun-tahun awal. Ketidaksignifikan hasil ini diyakini, salah satunya karena indikator Produk Domestik Regional Bruto yang terlalu luas jangkauannya, sehingga dampak Jalur Lintas Selatan yang bersifat mikro ini tidak cukup kuat untuk melampaui kontribusi dari sektor ekonomi lain yang sudah dominan.
Referensi
B. Surya, "Infrastuktur Perkotaan," 2022.
BPSDM, “Infrastruktur Wilayah,” pp. 1–23, 2016.
A. Arumandani and F. Zen, “Dampak Pembangunan Jalan Tol Terhadap Ekonomi Dan Keuangan Daerah,” J. Anggar. dan Keuang. Negara Indones., vol. 5, no. 1, pp. 20–40, 2023.
I. Wijaya and M. H. Yudhistira, “Dampak Pembangunan Jalan Tol Trans Jawa terhadap Perekonomian Daerah Kabupaten/Kota,” J. Kebijak. Ekon., vol. 15, no. 2, p. 8, 2020. https://scholarhub.ui.ac.id/jke/vol15/iss2/8
N. Aisyah, “Pengaruh Pembangunan Infrastruktur Terhadap Konektivitas Ekonomi Daerah di Nusa Tenggara Barat,” vol. 1, no. 1, pp. 23–30, 2025, [Online]. https://doi.org/10.70716/econote.v1i2.84
Bachtariza, P. Nainggolan, E. Purba, and J. A. Marbun, “Pengaruh Peningkatan Infrastruktur Jalan Terhadap Pendapatan Regional Di Kabupaten Batu Bara,” J. Reg. Plan., vol. 3, no. 2, pp. 86–96, 2021. https://doi.org/10.36985/rrt7n489
A. Sihombing, T. Sipayung, S. E. Damanik, and P. Nainggolan, “Pengaruh Pembangunan Infrastruktur Jalan, Pertanian Dan Kesehatan Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kabupaten Simalungun,” J. Reg. Plan., vol. 5, no. 2, pp. 79–89, 2023. https://doi.org/10.36985/jrp.v5i2.755
D. Ruslan, P. Hastuti, and D. Irawan, “Pengaruh Penanaman Modal Dalam Negeri (Pmdn) Dan Penanaman Modal Asing (Pma) Terhadap Produk Domestik Regional Bruto (Pdrb) Sumatera Utara Tahun 2000-2018,” Niagawan, vol. 9, no. 1, p. 45, 2020. https://doi.org/10.24114/niaga.v9i1.17655
A. O. Riani and D. A. Suseno, “Pengaruh Infrastruktur, Teknologi, Dan Tenaga Kerja Terhadap Pdrb Per Kapita Dan Ketimpangan Pendapatan Pulau Jawa,” J. Ekuilnomi, vol. 7, no. 1, pp. 230–239, 2025. https://doi.org/10.36985/h1dege45
X. Xu and C. Liu, “Research on the Impact of Expressway on the County Economy Based on a Spatial DID Model: The Case of Three Provinces of China,” Math. Probl. Eng., vol. 2021, 2021. https://doi.org/10.1155/2021/4028236
M. Waruwu, S. N. Pu`at, P. R. Utami, E. Yanti, and M. Rusydiana, “Metode Penelitian Kuantitatif: Konsep, Jenis, Tahapan dan Kelebihan,” J. Ilm. Profesi Pendidik., vol. 10, no. 1, pp. 917–932, 2025. https://doi.org/10.29303/jipp.v10i1.3057
P. R. Sihombing, W. Pratiko, and C. Alkahfi, “Aplikasi Model Diffence in Difference Pada Regresi Binomial Logistik Aplikasi Model Diffence in Difference Pada Regresi Binomial Logistik ( Studi Kasus : Implementasi Program Indonesia Pintar Terhadap Status Sekolah Anak ) untuk bersekolah atau putus seko,” vol. 11, no. July, pp. 235–242, 2022.
A. C. Baker, D. F. Larcker, and C. C. Y. Wang, “How much should we trust staggered difference-in-differences estimates?,” J. financ. econ., vol. 144, no. 2, pp. 370–395, 2022. https://doi.org/10.1016/j.jfineco.2022.01.004
J. Rahma Nur Imani, K. Nisa, D. Aziz, and J. Matematika, “Sciencestatistics Journal of Statistics, Probability, and Its Application Estimasi Model Fixed Effect Pada Analisis Regresi Data Panel Dengan Metode Least Square Dummy Variable (LSDV),” vol. 3, no. 1, pp. 1–14, 2025, [Online]. https://scholar.ummetro.ac.id/index.php/sciencestatistics/indexDOI:https://doi.org/10.24127/sciencestatistics.v3i1.7525
G. Timilsina, D. I. Stern, and D. K. Das, “Physical infrastructure and economic growth,” Appl. Econ., vol. 56, no. 18, pp. 2142–2157, 2024. https://doi.org/10.1080/00036846.2023.2184461
A. Banerjee, E. Duflo, and N. Qian, “On the road: Access to transportation infrastructure and economic growth in China,” J. Dev. Econ., vol. 145, no. May 2018, p. 102442, 2020. https://doi.org/10.1016/j.jdeveco.2020.102442
B. Faber, “Trade integration, market size, and industrialization: Evidence from China’s national trunk highway system,” Rev. Econ. Stud., vol. 81, no. 3, pp. 1046–1070, 2014. https://doi.org/10.1093/restud/rdu010
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




