Between Caution and Speculation Investor Personality Mapping among Muslim Millennial Crypto Traders
DOI:
https://doi.org/10.55338/jeama.v5i1.1060Kata Kunci:
Behavioral Finance, Cryptocurrency, Investor Muslim, Millennial, PsikografisAbstrak
Perkembangan aset kripto telah mengubah cara investor muda memahami risiko, keuntungan, dan tanggung jawab etis dalam investasi digital. Pada kalangan Muslim millennial, keputusan investasi tidak hanya dipengaruhi oleh volatilitas pasar, tetapi juga oleh nilai keagamaan, tekanan sosial digital, dan literasi keuangan yang tidak merata. Penelitian ini bertujuan memetakan karakter psikografis investor kripto Muslim millennial di Jawa Timur dengan model Bailard, Biehl, dan Kaiser dalam behavioral finance. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis melalui wawancara mendalam terhadap 13 investor aktif yang dipilih secara purposive dan snowball sampling. Data dianalisis dengan NVivo untuk menemukan tema risiko, keyakinan, kehati-hatian, spekulasi, dan orientasi etis. Temuan menunjukkan empat tipe dominan, yaitu Adventurer, Celebrity, Individualist, dan Guardian, sedangkan Straight Arrow tidak muncul. Ketidakhadiran tipe moderat menunjukkan bahwa volatilitas kripto mendorong polarisasi perilaku. Investor cenderung bergerak ke arah spekulatif atau defensif. Penelitian ini memperluas penggunaan model BB&K pada konteks ekonomi digital dan memberi masukan bagi literasi keuangan syariah yang lebih sesuai dengan karakter investor muda
Referensi
[1] B. P. P. B. Komoditi, “Bappebti catat transaksi aset kripto di Indonesia tembus Rp475,13 triliun pada Januari-Oktober 2024,” 2024.
[2] O. J. Keuangan, “Bappebti Kemendag alihkan tugas aset keuangan digital termasuk aset kripto serta derivatif keuangan kepada OJK dan BI,” 2025.
[3] Y. Liu and A. Tsyvinski, “Risks and returns of cryptocurrency,” Rev. Financ. Stud., 2021, doi: 10.1093/rfs/hhaa113.
[4] Y. Liu, A. Tsyvinski, and X. Wu, “Common risk factors in cryptocurrency,” J. Finance, 2022.
[5] J. Almeida and T. C. Goncalves, “A systematic literature review of investor behavior in the cryptocurrency markets,” J. Behav. Exp. Financ., 2023, doi: 10.1016/j.jbef.2022.100785.
[6] M. Skwarek, “Why do investors behave irrationally in the cryptocurrency and emerging stock markets?,” SAGE Open, 2025, doi: 10.1177/21582440251361212.
[7] N. Huda, “Implementasi konsep Homo Islamicus Monzer Kahf dalam entrepreneurship Kiai Mahmud Ali Zain,” Al-Mustashfa J. Penelit. Huk. Ekon. Syariah, 2021, doi: 10.24235/jm.v6i2.7931.
[8] M. M. Billah, Modern Islamic Investment Management. Springer, 2019.
[9] A. P. Jayani, F. Adrianto, and M. Hamidi, “Investor behavior in cryptocurrency market in Indonesia: The role of trust, regulation, digital access, and risk perception through psychological empowerment,” J. Account. Financ. Manag., 2025.
[10] F. Hamelinda, H. Harmain, and E. Eliza, “Literasi keuangan dan preferensi risiko terhadap keputusan investasi cryptocurrency generasi millennial,” J. Paradig. Ekon., 2024.
[11] M. M. Pompian, Behavioral Finance and Wealth Management. John Wiley & Sons, 2006.
[12] M. M. Pompian, Behavioral Finance and Investor Types. John Wiley & Sons, 2012.
[13] A. Agosto and A. Cafferata, “Financial bubbles: A study of co-explosivity in the cryptocurrency market,” Risks, 2020, doi: 10.3390/risks8020034.
[14] Y. Doumenis, J. Izadi, P. Dhamdhere, E. Katsikas, and D. Koufopoulos, “A critical analysis of volatility surprise in bitcoin cryptocurrency and other financial assets,” Risks, 2021, doi: 10.3390/risks9110207.
[15] M. Anas, S. J. H. Shahzad, and L. Yarovaya, “The use of high-frequency data in cryptocurrency research: A meta-review of literature with bibliometric analysis,” Financ. Innov., 2024, doi: 10.1186/s40854-023-00595-y.
[16] R. J. Shiller, “From efficient markets theory to behavioral finance,” J. Econ. Perspect., 2003.
[17] D. Kahneman and A. Tversky, “Prospect theory: An analysis of decision under risk,” Econometrica, 1979.
[18] K. Daniel, D. Hirshleifer, and A. Subrahmanyam, “Investor psychology and security market under- and overreactions,” J. Finance, 1998.
[19] N. Barberis and R. Thaler, “A survey of behavioral finance,” Handbook of the Economics of Finance, 2003.
[20] I. Yousaf and L. Yarovaya, “Herding behavior in conventional cryptocurrency market, non-fungible tokens, and DeFi assets,” Financ. Res. Lett., 2022.
[21] M. F. Syardhana, A. Farida, and N. Diana, “Behavioral bias and risk perception in cryptocurrency investment decisions,” J. Reviu Akunt. dan Keuang., 2025.
[22] N. R. Achsani and R. Jefri, “Analisis pengaruh pengungkapan informasi keuangan terhadap keputusan investasi di Bursa Efek Indonesia,” J. Ekon. Akunt. dan Manaj. Nusant., 2026.
[23] R. Arochman, “Analisis pengaruh fundamental keuangan terhadap harga saham pada perusahaan perbankan Himbara di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2025,” J. Ekon. Akunt. dan Manaj. Nusant., 2026.
[24] J. W. Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage, 2016.
[25] L. J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya, 2017.
[26] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta, 2019.
[27] E. Kuswarno, Fenomenologi: Konsepsi, Pedoman, dan Contoh Penelitian. Widya Padjadjaran, 2009.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Aldi Khusmufa Nur Iman, Umi Indasyah Zahro, Afaful Ummah, Hawa Gazani, Clara Devy Yulvia Ratna Sary, Afuza Medina

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




