Reaksi Pasar Saham dan Aktivitas Perdagangan Bank Sistemik Indonesia terhadap Informational Shock Keanggotaan BRICS

Authors

  • Dian Masita Dewi Universitas Lambung Mangkurat
  • Ali Sadikin Universitas Lambung Mangkurat
  • Asrid Juniar Universitas Lambung Mangkurat
  • Azizah Akbariani Ahmad Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.55338/jeama.v4i3.440

Keywords:

BRICS, Geopolitical Event, Event Study, Systemic Banks (D-SIB), Market Efficiency

Abstract

Pengumuman resmi keanggotaan penuh Indonesia dalam blok BRICS, yang dikonfirmasi pada 6 Januari 2025, merupakan guncangan informasi geopolitik utama yang berpotensi memengaruhi persepsi risiko sistemik, ekspektasi investor, dan dinamika pasar modal domestik. Meskipun literatur yang ada telah membahas dampak risiko geopolitik terhadap pasar BRICS pendiri, studi yang berfokus pada reaksi pasar saham sektor perbankan, sektor yang sangat sensitive di negara anggota baru seperti Indonesia masih terbatas. Penelitian ini menggunakan metodologi event study untuk menganalisis kinerja harga saham dan volume perdagangan emiten perbankan sistemik terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama jendela peristiwa 14 hari, yang mencakup tujuh hari sebelum (t−7) dan tujuh hari sesudah (t+7) pengumuman resmi. Analisis, yang menggunakan Paired Sample t-test pada data harian tiga bank sistemik (BMRI, BBCA, BBNI), secara konsisten menunjukkan bahwa peristiwa geopolitik tersebut tidak menghasilkan perbedaan yang signifikan secara statistik pada harga saham maupun volume perdagangan. Temuan kuat ini mengindikasikan bahwa bank-bank sistemik yang mapan di Indonesia memiliki tingkat ketahanan (resilience) yang tinggi terhadap informational shock geopolitik. Hasil ini konsisten dengan Efficient Market Hypothesis bentuk semi-kuat, di mana informasi publik sudah tercermin dalam harga saham sebelum pengumuman resmi. Selain itu, stabilitas volume perdagangan menunjukkan bahwa shock tersebut dianggap tidak material oleh pelaku pasar, sesuai dengan Market Microstructure Theory. Penelitian ini menegaskan peran bank sistemik sebagai barometer stabilitas pasar keuangan Indonesia dalam menghadapi risiko eksternal.

References

M. Izoria, “Geopolitical Struggle for a Multipolar World Order”, isj, no. 28, pp. 134–140, Dec. 2024.

A. Wso and R. Mahmood, “The Role of BRICS in Reshaping the Global Order: Confronting Western

Hegemony in a Multipolar World,” Eur. Sci. J., vol. 21, no. 17, pp. 24–XX, 2025.

R. Muggah, “Why geopolitics matters more than ever in a multipolar world,” World Economic Forum, 10 Mei-2024.

Benzinga, “BRICS Outpaces G7, The Undeniable Economic Rebalancing,” Benzinga, 18-Nov-2025. [Online].https://www.benzinga.com/markets/emerging-markets/25/11/48919735/brics-outpaces-g7-the-undeniable-economic-rebalancing.

M. Hani and H. Badawi, “Navigating the Shift: De-Dollarization, BRICS Strategies, and the Evolving Global Financial Architecture,” Int. J. Econ. Policy (IJEP), vol. 8, no. 1, pp. 172–192, 2025.

G. de Carvalho, J. Anand, and S. Naidu, “BRICS expansion: Adaptive response or proactive restructuring of global governance?,” S. Afr. J. Int. Aff., vol. 32, no. 1–2, pp. 1–24, 2025

A. Setiawan, “Indonesia’s Joins BRICS: Balancing Economic Opportunities and Geopolitical Challenges in a Multipolar World,” J. Law, Polit. Human., vol. 5, no. 3, pp. 2075–2082, 2025.

Salma Alfiana, “Kepentingan Nasional Indonesia dalam Keanggotaan BRICS terhadap Ekonomi Nasional Tahun 2023-2024”, Komunikasi, vol. 2, no. 4, pp. 67–77, Oct. 2025.

A. Zaremba, N. Cakici, and E. Demir, “When Bad News is Good News: Geopolitical Risk and the Cross-Section of Emerging Market Stock Returns,” SSRN Electron. J., Jan. 2020. https://dx.doi.org/10.2139/ssrn.3728341 .

E. Fama, “Efficient Capital Markets: A Review of Theory and Empirical Work,” J. Financ., vol. 25, no. 2, pp. 383–417, 1970. https://doi.org/10.2307/2325486

A. C. MacKinlay, “Event Studies in Economics and Finance,” J. Econ. Lit., vol. 35, no. 1, pp. 13–39, 1997.

M. O’Hara, Market Microstructure Theory. Cambridge, MA: Blackwell, 1995

A. Madhavan, “Market Microstructure: A Practitioner’s Guide,” Financ. Anal. J., vol. 58, no. 5, pp. 28–42, 2002. http://www.jstor.org/stable/4480415.

T. Chordia, R. Roll, and A. Subrahmanyam, “Market Liquidity and Trading Activity,” J. Financ., vol. 56, no. 2, pp. 501–530, 2001.

BIS, Global systemically important banks: Assessment methodology and the additional loss absorbency requirement (Revised). Basel, Switzerland: BIS, 2018.

IMF, Global Financial Stability Report: Market Resilience and Regulatory Reforms. Washington, DC: IMF, 2024.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Laporan Stabilitas Sistem Keuangan. Jakarta, Indonesia: OJK, 2024.

O. E. Olalere and J. Mukuddem-Petersen, “Geopolitical Risk, Economic Policy Uncertainty, and Bank Stability in BRICS Countries,” Cogent Econ. Finance, vol. 12, no. 1, 2023. https://doi.org/10.1080/23322039.2023.2290368.

D. Caldara and M. Iacoviello, “Measuring geopolitical risk,” J. Financ. Econ., vol. 142, no. 2, pp. 606–625, 2022.

S. J. Brown and J. B. Warner, “Using Daily Stock Returns: The Case of Event Studies,” J. Financ. Econ., vol. 14, no. 1, pp. 3–31, 1985. https://doi.org/10.1016/0304-405X(85)90042-X

Downloads

Published

2026-01-24

How to Cite

Dewi, D. M., Sadikin, A., Juniar, A., & Ahmad, A. A. (2026). Reaksi Pasar Saham dan Aktivitas Perdagangan Bank Sistemik Indonesia terhadap Informational Shock Keanggotaan BRICS. Jurnal Ekonomi, Akutansi Dan Manajemen Nusantara, 4(3), 370–376. https://doi.org/10.55338/jeama.v4i3.440