Dana Alokasi Khusus dalam Pengentasan Kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur

Authors

  • Astrella Vanindya Sheren Universitas Negeri Surabaya
  • Marini Muharwati Universitas Negeri Surabaya
  • Indira Anggun Septianingrum Universitas Negeri Surabaya
  • Muhammad Chairil Umam Universitas Negeri Surabaya
  • Fazrul Ilham Syahreza Universitas Negeri Surabaya
  • Hilman Rizkillah Sya'bi Universitas Negeri Surabaya
  • Melda Fadiyah Hidayat Universitas Negeri Surabaya
  • Revienda Anita Fitrie Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.55338/jeama.v5i1.865

Keywords:

Desentralisasi Fiskal, Transfer ke Daerah, Kemiskinan Multidimensi, Belanja Publik

Abstract

Kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur masih berada di atas rata-rata nasional sehingga diperlukan optimalisasi kebijakan fiskal melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh DAK Fisik dan DAK Nonfisik terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan data time series periode 2017–2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software RStudio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan DAK Fisik dan DAK Nonfisik berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan dengan koefisien determinasi sebesar 82,83%. Secara parsial, DAK Fisik tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan DAK Nonfisik berpengaruh negatif dan signifikan dalam menurunkan tingkat kemiskinan. Temuan ini menunjukkan bahwa kebijakan fiskal yang berorientasi pada pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan lebih efektif dalam mendukung pengentasan kemiskinan dibandingkan pembangunan infrastruktur yang bersifat jangka panjang. Penelitian ini menegaskan bahwa optimalisasi DAK Nonfisik menjadi strategi penting dalam mendukung penurunan kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur

References

[1] R. A. Mulia and R. P. Putri, “Pengaruh Tingkat Kemiskinan dan Produk Domestik Regional Bruto Terhadap Kesejahteraan Masyarakat,” J. Ilm. Ekotrans Erud., vol. 2, no. 1, pp. 22–33, Jun. 2022, doi: 10.69989/68ye6x37.

[2] Z. Manshor, S. Abdullah, and A. B. Hamed, “Poverty and the Social Problems,” Int. J. Acad. Res. Bus. Soc. Sci., vol. 10, no. 3, p. Pages 614-617, Mar. 2020, doi: 10.6007/IJARBSS/v10-i3/7076.

[3] C. Lund et al., “Social determinants of mental disorders and the Sustainable Development Goals: a systematic review of reviews,” Lancet Psychiatry, vol. 5, no. 4, pp. 357–369, Apr. 2018, doi: 10.1016/S2215-0366(18)30060-9.

[4] Metro TV News, “Kisah pilu bocah SD di Ngada akhiri hidup karena tak mampu beli buku-pena,” Feb. 04, 2026. [Online]. Available: https://www.metrotvnews.com/play/kBVCMwDV-kisah-pilu-bocah-sd-di-ngada-akhiri-hidup-karena-tak-mampu-beli-buku-pena

[5] Frederic Winston Nalle; Kamilaus K. Oki; Putra M.M. Sangaji, “Analisis kemampuan keuangan daerah dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah provinsi nusa tenggara timur,” INOVASI, no. Vol 17, No 1 (2021): Februari, pp. 184–197, 2021.

[6] E. Bukhari, “Pengaruh Dana Desa dalam Mengentaskan Kemiskinan Penduduk Desa,” J. Kaji. Ilm., vol. 21, no. 2, pp. 219–228, May 2021, doi: 10.31599/jki.v21i2.540.

[7] A. S. Pambudi, “Potret Temuan Implementasi Pembangunan Bidang Pendidikan: Studi Kasus Dana Transfer Khusus di Provinsi Jawa Barat,” J. Adm. Publik, vol. 19, no. 2, pp. 193–212, Dec. 2023, doi: 10.52316/jap.v19i2.173.

[8] Della Kurniawati, Puti Andiny, Yani Rizal, and Safuridar Safuridar, “Pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Tingkat Kemiskinan di Provinsi Aceh,” Kaji. Ekon. Dan Akunt. Terap., vol. 1, no. 4, pp. 62–74, Nov. 2024, doi: 10.61132/keat.v1i4.595.

[9] R. Amami and K. Asmara, “Analisis Pengaruh PAD, DAU, DAK, dan Belanja Modal terhadap Kemiskinan di Kabupaten Ngawi,” J. Ekobistek, Mar. 2022, doi: 10.35134/ekobistek.v11i2.297.

[10] T. Triyulianto, B. S. Rizkia Nurvita, and Hidayaturahmi, “Pengaruh Realisasi Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Belanja Bantuan Sosial dan Belanja Modal Terhadap Tingkat Kemiskinan,” J. Good Gov., pp. 111–128, Sep. 2024, doi: 10.32834/gg.v20i2.807.

[11] Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, “Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Fisik,” Peraturan Presiden, 2024.

[12] Menteri Keuangan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 204/PMK.07/2022 tentang Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Nonfisik, vol. 2022.

[13] Persentase Penduduk Miskin Menurut Kabupaten/Kota (Persen), 2025, “BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur,” 2025.

[14] A. S. Sulaeman and N. Andriyanto, “OPTIMALISASI PENGELOLAAN DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) UNTUK MENDORONG PERTUMBUHAN PEMBANGUNAN DAERAH DI INDONESIA,” J. Apl. Akunt., vol. 5, no. 2, pp. 175–200, Apr. 2021, doi: 10.29303/jaa.v5i2.99.

[15] L. A. Aulia and I. Y. Wulansari, “PEMBENTUKAN INDEKS KEMISKINAN MULTIDIMENSI ANAK DAN PEMANFAATANNYA UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA TAHUN 2017,” Semin. Nas. Off. Stat., vol. 2019, no. 1, pp. 336–346, May 2020, doi: 10.34123/semnasoffstat.v2019i1.222.

[16] Pancawati, M. D., “Tragedi Ngada: Alarm Sunyi Kemiskinan Ekstrem,” KOMPAS, 2026. [Online]. Available: https://www.kompas.id/artikel/tragedi-ngada-alarm-sunyi-kemiskinan-ekstrem

[17] J. W. Creswell, Research design: qualitative, quantitative, and mixed methods approaches, 4th edition, International student edition. Los Angeles London New Delhi Singapore Washington, DC: SAGE, 2014.

[18] J. F. Hair, Multivariate data analysis, Eighth edition. Andover, Hampshire: Cengage, 2019.

[19] BPS, “Statistik Kemiskinan Kabupaten/Kota Provinsi NTT,” Badan Pusat Statistik, 2023.

[20] “Laporan Dana Alokasi Khusus,” Kementerian Keuangan Republik Indonesia, 2022.

[21] R Core Team, “R: A Language and Environment for Statistical Computing,” R Foundation for Statistical Computing, Vienna, Austria, 2023. [Online]. Available: https://www.R-project.org/

[22] B. H. Baltagi, Econometric Analysis of Panel Data. Hoboken, NJ, USA: John Wiley & Sons, 2013.

[23] D. N. Gujarati and D. C. Porter, Basic Econometrics, 5th ed. New York, NY, USA: McGraw-Hill, 2009.

[24] C. Hsiao, Analysis of Panel Data, 3rd ed. Cambridge, U.K.: Cambridge University Press, 2014.

[25] U. Sekaran and R. Bougie, Research Methods for Business: A Skill-Building Approach, 7th ed. Hoboken, NJ, USA: Wiley, 2016.

[26] J. M. Wooldridge, Introductory Econometrics: A Modern Approach, 5th ed. Boston, MA, USA: Cengage Learning, 2015.

[27] R. Abbdulla, “Pengaruh Dana Desa terhadap Tingkat Kemiskinan di Gorontalo,” Jambura Econ. Educ. J., vol. 4, no. 2, pp. 165–176, 2022, doi: 10.37479/jeej.v4i2.14165.

[28] R. Adriawan, A. Rahman, and B. Iwang, “Pengaruh desentralisasi fiskal terhadap tingkat kemiskinan,” Forum Ekon., vol. 24, no. 1, pp. 226–234, 2022, doi: 10.30872/jfor.v24i1.10750.

[29] Badan Pusat Statistik, “Jumlah dan persentase penduduk miskin menurut provinsi,” 2024. [Online]. Available: https://www.bps.go.id

[30] B. Baihaqi, “Bappenas Ungkap Capaian Target Pembangunan Nasional,” NERACA, 2024.

[31] T. Hany and N. Nuzul, “Pengaruh Transfer Fiskal terhadap Kemiskinan di Pulau Sumatera,” vol. 17, no. 3, 2026, doi: 10.24905/permana.v17i3.1410.

[32] J. A. Hausman, “Specification Tests in Econometrics,” Econometrica, vol. 46, no. 6, pp. 1251–1271, 1978, doi: 10.2307/1913827.

[33] Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024. Jakarta, Indonesia: Kementerian PPN/Bappenas, 2020. [Online]. Available: https://www.bappenas.go.id/

[34] R. A. Ma’rifat, I. M. Suraharta, and I. I. J., “Tinjauan yuridis terhadap Dana Alokasi Khusus sebagai instrumen pembangunan daerah dalam sistem keuangan daerah,” vol. 2, no. 4, pp. 306–312, 2024, doi: 10.8734/CAUSA.v1i2.365.

[35] S. Sembiring, D. Diana, and F. Fakriah, “Pengaruh Dana Alokasi Khusus dan Dana Alokasi Umum terhadap tingkat kemiskinan di Kota Lhokseumawe,” J. Kaji. dan Penalaran Ilmu Manaj., vol. 2, no. 4, pp. 37–47, 2024, doi: 10.59031/jkpim.v2i4.492.

[36] K. Sihite, P. Andiny, Y. Rizal, and S. Safuridar, “Pengaruh Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus terhadap tingkat kemiskinan di Sumatera Utara,” J. Ilmu Ekon., vol. 3, no. 3, pp. 98–114, 2024, doi: 10.59827/jie.v3i3.165.

Downloads

Published

2026-06-08

How to Cite

Sheren, A. V., Muharwati, M., Septianingrum, I. A., Chairil Umam, M., Syahreza, F. I., Sya’bi, H. R., … Anita Fitrie, R. (2026). Dana Alokasi Khusus dalam Pengentasan Kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ekonomi, Akutansi Dan Manajemen Nusantara, 5(1), 268–277. https://doi.org/10.55338/jeama.v5i1.865