Analisis Perbandingan Latensi Protokol MQTT dan Telegram Bot pada Sistem Notifikasi Intrusion Detection System (IDS) Berbasis Snort
DOI:
https://doi.org/10.55338/justikpen.v5i1.1.1149Kata Kunci:
IDS, Snort, MQTT, Telegram Bot, Latensi, Keamanan Jaringan, Alert Delivery RateAbstrak
Pertumbuhan jaringan komputer dan Internet of Things (IoT) meningkatkan kompleksitas komunikasi data sekaligus memperbesar potensi ancaman keamanan siber, sehingga Intrusion Detection System (IDS) menjadi komponen penting untuk memantau lalu lintas jaringan secara real-time. Penelitian ini menggunakan Snort sebagai IDS dan bertujuan menganalisis serta membandingkan latensi pengiriman notifikasi antara protokol Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) dan Telegram Bot. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif eksperimental terhadap tiga skenario serangan, yaitu ICMP, Nmap SYN Scan, dan TCP SYN Flood, masing-masing dalam satu sesi pengujian pada lingkungan virtual berbasis VMware Workstation 17 Pro dengan dua mesin virtual Kali Linux. Latensi diukur dari selisih waktu antara alert terdeteksi oleh Snort dan notifikasi diterima pengguna, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan MQTT memiliki performa pengiriman alert yang lebih baik dibandingkan Telegram Bot pada seluruh skenario. Pada serangan Nmap SYN Scan dan SYN Flood, rata-rata latensi MQTT masing-masing 0,15 detik dan 0,38 detik, sedangkan Telegram Bot memerlukan 41,65 detik dan 47,31 detik. Dari sisi Alert Delivery Rate, MQTT meneruskan seluruh alert tanpa kehilangan data, sedangkan Telegram Bot hanya menerima 2,24% alert pada serangan Nmap dan 0,07% pada SYN Flood. Berdasarkan hasil tersebut, MQTT lebih sesuai digunakan sebagai media notifikasi pada sistem IDS yang membutuhkan kecepatan dan keandalan tinggi, sedangkan Telegram Bot lebih cocok untuk kebutuhan monitoring dengan frekuensi alert rendah.
Referensi
[1] D. Viet, T. Nguyen, D. Minh, T. Ngoc, B. Hoang, and D. T. Son, “Cybersecurity Threats and Defense Mechanisms in IoT network,” Jan. 2026. [Online]. Available: https://arxiv.org/pdf/2601.00556
[2] S. K. Sahu and K. Mazumdar, “Exploring security threats and solutions techniques for Internet of Things (IoT): from vulnerabilities to vigilance,” Front. Artif. Intell., vol. 7, May 2024, doi: 10.3389/frai.2024.1397480.
[3] N. V. Sharma, Kavita, G. Aggarwal, and S. Sharma, “Performance Study of Snort and Suricata for Intrusion Detection System,” IOP Conf. Ser. Mater. Sci. Eng., vol. 1099, no. 1, p. 012009, Mar. 2021, doi: 10.1088/1757-899X/1099/1/012009.
[4] H. Maosa, K. Ouazzane, and M. C. Ghanem, “A Hierarchical Security Events Correlation Model for Real-time Cyber Threat Detection and Response,” Dec. 2023. [Online]. Available: https://arxiv.org/pdf/2312.01219
[5] S. Jeddou, F. Fernández, L. Diez, A. Baina, N. Abdallah, and R. Agüero, “Delay and Energy Consumption of MQTT over QUIC: An Empirical Characterization Using Commercial-Off-The-Shelf Devices,” Sensors, vol. 22, no. 10, p. 3694, May 2022, doi: 10.3390/s22103694.
[6] S. Bagas Bhaskoro, H. Supriyanto, B. B. Aji, B. Pamungkas, and P. M. Bandung, “Perbandingan Performansi Latency Protokol Komunikasi HTTP dan MQTT Pada Internet of Things,” Jurnal Teknologi Terapan, vol. 8, no. 2, 2022.
[7] H. J. Jara Ochoa, R. Peña, Y. Ledo Mezquita, E. Gonzalez, and S. Camacho-Leon, “Comparative Analysis of Power Consumption between MQTT and HTTP Protocols in an IoT Platform Designed and Implemented for Remote Real-Time Monitoring of Long-Term Cold Chain Transport Operations,” Sensors, vol. 23, no. 10, p. 4896, May 2023, doi: 10.3390/s23104896.
[8] L. Nurfiqin, Z. Sari, F. Dwi, and S. Sumadi, “Analisis Quality of Service (QoS) Protokol MQTT dan HTTP Pada Sistem Smart Metering Arus Listrik,” Jurnal Repositor, vol. 3, no. 1, pp. 121–130, Jan. 2021, doi: 10.22219/REPOSITOR.V3I1.31040.
[9] D. N. Bestari and A. Wibowo, “IoT Based Real-Time Weather Monitoring System Using Telegram Bot and Thingsboard Platform,” International Journal of Interactive Mobile Technologies (iJIM), vol. 17, no. 06, pp. 4–19, Mar. 2023, doi: 10.3991/ijim.v17i06.34129.
[10] R. Andriani and A. Sa'di, “Implementation of Telegram Bot Notification on Network Device Monitoring System,” SISTEMASI, vol. 13, no. 1, p. 74, Jan. 2024, doi: 10.32520/stmsi.v13i1.3110.
[11] P. Sokibi, “Perancangan Sistem Monitoring Perangkat Jaringan Berbasis ICMP dengan Notifikasi Telegram,” ITEJ (Information Technology Engineering Journals), 2017.
[12] A. H. Ardani, R. Azhar, and O. Asroni, “Sistem Monitoring Multi Perangkat Jaringan Berbasis Simple Network Management Protocol (SNMP) dengan Notifikasi Telegram,” RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, vol. 5, no. 1, pp. 7355–7365, Mar. 2026, doi: 10.31004/riggs.v5i1.7125.
[13] D. Rachmadini, I. Puspasari, and Jusak, “Implementasi dan Analisis Fitur Keamanan Protokol MQTT pada Telehealthcare,” Journal of Technology and Informatics (JoTI), vol. 2, no. 1, pp. 10–19, Oct. 2020, doi: 10.37802/JOTI.V2I2.117.
[14] F. A. Febian, D. Djumhadi, and W. N. Alimyaningtias, “Analisis Perbandingan Teknik Signature-Based dan Anomaly-Based Detection Pada Snort dan Zeek Dalam Mencegah Intrusi Jaringan,” Jaits: Journal of Applied Information Technology Solution, vol. 1, no. 2, pp. 8–12, Aug. 2024. [Online]. Available: https://journal.universitasmulia.ac.id/index.php/jaits/article/view/654
[15] A. R. Syujak, K. Diantoro, V. Yuni T, A. Soderi, and P. A. Sucipto, “Integrasi Deep Packet Inspection dengan Intrusion Detection System (IDS) untuk Identifikasi Serangan DDoS dalam Jaringan Skala Besar,” Jurnal Minfo Polgan, vol. 13, no. 2, pp. 1971–1975, Dec. 2024, doi: 10.33395/jmp.v13i2.14324.
[16] A. Hanif and R. Amri, “Implementasi Internet of Things Pada Protokol MQTT dan HTTP Dalam Sistem Pendeteksi Banjir,” vol. 8, no. 2, 2023.
[17] M. Mukmin, P. Purnawansyah, and M. Hasnawi, “Implementasi Bot Telegram Untuk Monitoring Jaringan Dengan Pendekatan Security Policy Development Life Cycle Pada Kementerian Kelautan dan Perikanan Untia,” Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam (BUSITI), vol. 3, no. 2, pp. 127–133, May 2022, doi: 10.33096/BUSITI.V3I2.1162.
[18] Noor Arief Kurniawan, Diyah Ruswanti, and Astri Charolina, “Implementasi Telegram Bot sebagai Media Monitoring Gangguan Pelanggan Telkom dengan Pembaruan Berkala Berbasis Mobile,” INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, vol. 4, no. 5, pp. 1226–1240, Oct. 2025, doi: 10.55123/insologi.v4i5.6234.
[19] W. Adhiwibowo, F. W. Christanto, and A. F. Daru, “Implementasi API Bot Telegram Untuk Sistem Notifikasi Pada The Dude Network Monitoring System,” Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2025, pp. 593–599, Nov. 2021. [Online]. Available: https://prosiding.uhb.ac.id/index.php/SNPPKM/article/view/894
[20] Suci Sekar Sari and Agus Tedyyana, “Analisis Efektivitas Rule Snort dalam Mendeteksi Serangan Jaringan,” Repeater: Publikasi Teknik Informatika dan Jaringan, vol. 2, no. 4, pp. 01–15, Aug. 2024, doi: 10.62951/repeater.v2i4.194.
[21] E. Kusuma Dewi, P. Kasih, and N. PGRI Kediri, “Analisis Log Snort Menggunakan Network Forensic.” [Online]. Available: https://www.snort.org/
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Narendra Nur Anggita, Imam Suharjo

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






