Analisis Proses Penilaian Kelayakan Nasabah sebagai Upaya Pencegahan Pembiayaan Usaha Fiktif pada KUR BSI Area Jember
Keywords:
Prinsip 5C, Penilaian Kelayakan Kredit Nasabah, Pencegahan Pembiayaan FiktifAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis proses penilaian kelayakan nasabah sebagai upaya pencegahan pembiayaan usaha fiktif pada pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Syariah Indonesia (BSI) Area Jember. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan tiga informan yang terdiri dari analis pembiayaan mikro dan Account Officer, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian kelayakan nasabah dilaksanakan melalui verifikasi dokumen, pemeriksaan riwayat pembiayaan menggunakan SLIK, penerapan prinsip 5C (character, capacity, capital, collateral, dan condition of economy), survei lapangan, serta pemantauan pascapencairan. Kombinasi verifikasi administrasi dan survei lapangan terbukti menjadi mekanisme utama dalam mengidentifikasi kesesuaian data usaha calon nasabah sehingga mampu meminimalkan potensi pembiayaan kepada usaha yang tidak memenuhi kriteria atau terindikasi fiktif. Penelitian ini berkontribusi pada penjelasan mekanisme penilaian kelayakan sebagai strategi mitigasi risiko pada tahap pra-pembiayaan, yang masih relatif terbatas dibahas dalam literatur sebelumnya.
References
[1] D. M. Agustina and W. Kurniasari, “Peranan Pembiayaan BSI KUR Mikro Dalam Peningkatkan Kesejahteraan Umkm (Studi Kasus BSI Lamongan Wahidin),” Buletin Ekonomika Pembangunan, vol. 4, no. 1, May 2023, doi: 10.21107/bep.v4i1.20035.
[2] E. N. Aisyah, D. Lutfia, and U. Maulida, “Peran Pembiayaan Kur Mikro Dalam Mendukung Pertumbuhan Umkm Di Bank Syariah Indonesia Kcp Malang Turen 1,” 2024.
[3] A. Noviansyah, A. Lutfi, and A. N. Shebubakar, “Praktik Usaha Fiktif dalam Pengajuan Kredit Usaha Rakyat dan Tantangan Pencegahannya,” Binamulia Hukum, vol. 14, no. 1, pp. 141–156, May 2025, doi: 10.37893/jbh.v14i1.1009.
[4] P. A. Putra, Saparuddin, and Nurnasrina, “Mitigasi Risiko: Analisis Terhadap Antisipasi Risiko Dalam Pembiayaan Mikro Syariah,” Jun. 2023.
[5] F. Indah Sucianty and G. Suria Manda, “Analisis Manajemen Risiko Kredit Usaha (KUR) Untuk Meminimalkan,” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, Desember, vol. 2022, no. 24, pp. 18–25, 2016, doi: 10.5281/zenodo.7460372.
[6] M. Khan, M. Sumon Ali, M. N. Hossain, and M. Bairagi, “Determinants of non-performing loans in conventional and Islamic banks: Emerging market evidence,” Modern Finance, vol. 1, pp. 56–69, Oct. 2023, doi: 10.61351/mf.v1i1.27.
[7] S. Wafie and H. Muhammad, “Risk management of Islamic microfinance institutions: unique practices at crucial risks A R T I C L E I N F O conditions of the Creative Commons Attribution 4.0 International license (CC BY) (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/),” pp. 42–50, Jan. 2023.
[8] G. Chamochumbi Diaz, F. Palazzi, and L. Sorini, “Creditworthiness of small and medium enterprises: a fuzzy decision-making approach,” Computational Management Science, vol. 23, Nov. 2025, doi: 10.1007/s10287-025-00546-1.
[9] A. Ali et al., “Financial Fraud Detection Based on Machine Learning: A Systematic Literature Review,” Oct. 01, 2022, MDPI. doi: 10.3390/app12199637.
[10] Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta., 2017.
[11] Bank Syariah Indonesia, “Tentang Kami,” https://www.bankbsi.co.id/company-information/tentang-kami. 2026.
[12] D. Nurlaila, “Analisis Penyaluran Pembiayaan KUR Mikro Di Bank Syariah Indonesia KCP Bondowoso A Yani,” 2022.
[13] P. R. Ambayu, I. Rahmadani, N. Penulis, : Putri, and R. Ambayu, “ANALISIS PENERAPAN PRINSIP 5C DALAM PENYALURAN PEMBIAYAAN KUR MIKRO IB PADA BANK SYARIAH INDONESIA KCP NAGAN RAYA 2,” Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, vol. 5, no. 2, 2022.
[14] M. C. Lubis, S. Sugianto, and Z. M Nawawi, “Mitigasi Risiko Pembiayaan KUR Syariah untuk UMKM : Studi Kasus di BSI KC Medan Ahmad Yani,” JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan), vol. 9, no. 2, Aug. 2025, doi: 10.29408/jpek.v9i2.31795.
[15] R. Hasanah, “Analisis kelayakan nasabah sebagai strategi mitigasi risiko kredit pembiayaan murabahah di bprs,” 2025. [Online]. Available: http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index
[16] U. Savikoh, A. Naajiyah, W. Agustin, and N. A. Fajariyah, “Prosedur Pengajuan Pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pada Bank Syariah Indonesia KCP Jember Gajah Mada,” Jurnal Penelitian Nusantara, vol. 1, pp. 382–391, 2025, doi: 10.59435/menulis.v1i3.128.
[17] M.F. Hidayatullah, “Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah di Bank Syariah,” 1, vol. 12, 2014.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 nafisa dian, Intan Permatasari, Diva Septicha Salsabila, Ana Pratiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




