Transparansi Sustainability Report pada Perusahaan Makanan dan Minuman: Peran Pengungkapan CSR, Intensitas Modal dan Pertumbuhan Penjualan
Keywords:
Sustainability Report, Gri 2021, Iso 26000, Intensitas Modal, Pertumbuhan PenjualanAbstract
Sustainability Report menjadi salah satu bentuk transparansi perusahaan dalam menyampaikan informasi mengenai kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan kepada stakeholder. Pada perusahaan makanan dan minuman, sustainability report sangat penting karena aktivitas operasionalnya berkaitan langsung dengan penggunaan sumber daya dengan dampak lingkungan dan sosial yang tinggi. Namun, tingkat pengungkapan sustainability report masih bersifat fluktuatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), intensitas modal dan pertumbuhan penjualan terhadap sustainability report pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2021-2024. Sustainability report diukur menggunakan standar GRI 2021 dan pengungkapan CSR menggunakan ISO 26000. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 12 perusahaan dengan 48 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan Corporate Social Responsibility, intensitas modal dan pertumbuhan penjualan secara parsial dan simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sustainability report. Melalui koefisien determinasi ketiga faktor tersebut mampu menjelaskan sustainability report sebesar 69,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi berupa faktor finansial seperti pertumbuhan penjualan dan intensitas modal serta faktor non-finansial seperti pengungkapan CSR akan mendorong penguatan dan transparansi pada sustainability report. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi perusahaan serta investor dalam mengevaluasi komitmen keberlanjutan pada perusahaan makanan dan minuman di Indonesia.
References
[1] A. Clara dan S. Salim, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengungkapan Sustainability Report,” J. Paradig. Akunt., vol. 4, no. 4, hal. 1501–1511, 2022, doi: 10.24912/jpa.v4i4.21328.
[2] A. D. Astuti dan J. Juwenah, “Pengaruh Pengungkapan Sustainability Report Terhadap Nilai Perusahaan Yang Tergabung Dalam LQ 45 Tahun 2012-2013,” Accounthink J. Account. Financ., vol. 2, no. 01, hal. 301–313, 2017, doi: 10.35706/acc.v2i01.733.
[3] A. Piliang, Meutia, E. Bastian, dan M. Muchlish, “Driving Radical Innovation: External Stimuli, Organization Culture And Mcs’s Role In Startup Success Moderated By Technological Turbulence,” Interdiscip. J. Information, Knowledge, Manag., vol. 20, no. 7, hal. 1–25, 2025, doi: https://doi.org/10.28945/5451.
[4] ni putu yunita Dewi dan i putu Sudana, “Sustainability Reporting Dan Pandemi Covid-19,” E-Jurnal Akunt., vol. 32, no. 9, hal. 2251, 2022, doi: https://doi.org/10.24843/EJA.2022.v32.i09.p02.
[5] N. P. Asri dan M. A. Handoyo, “Kajian Tentang Food Loss dan Food Waste: Kondisi, Dampak, dan Solusinya,” vol. 6, no. 2, hal. 82–89, 2024, doi: https://doi.org/10.24929/jfta.v6i2.4014.
[6] D. U. Wardoyo, B. Ufiana, P. S. Nareswari, dan T. Daresta, “The Influence of Independent Commissioners , Sales Growth and Financial Performance on Sustainability Reports,” vol. 1, no. 11, hal. 3891–3902, 2022, doi: https://doi.org/10.56799/jim.v1i11.987.
[7] N. Nutriastuti dan D. Annisa, “Pengaruh Corporate Social Responsibility, Kualitas Audit Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Corporate Sustainability Reporting,” JABI (Jurnal Akunt. Berkelanjutan Indones., vol. 3, no. 2, hal. 117–128, 2020, doi: 10.32493/jabi.v3i2.y2020.p117-128.
[8] M. Y. P. Nugraha, “Pengaruh Good Corporate Governance Dan Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kinerja Keuangan Dan Sustainability Report Sebagai Variabel Intervening Pada Industri Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2013-2015,” J. Ekon. Akunt., vol. 4, no. 2, hal. 1–22, 2019, doi: https://doi.org/10.30996/jea17.v4i02.3300.
[9] R. F. Lubis, “Pengaruh Intensitas Modal dan Profitabilitas terhadap Sustainability Reporting,” J. Ekon. Bisnis, Manaj. dan Akunt., vol. 2, no. 2, hal. 69–75, 2022, doi: https://doi.org/10.47709/jebma.v2i2.1830.
[10] F. N. Rohmah dan L. M. Ifada, “Dampak Intensitas Modal Terhadap Pengungkapan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Dengan Mediasi Profitabilitas,” vol. 4, no. 1, hal. 157–175, 2025.
[11] R. Handayani, “The Effect of Company Characteristics and Sales Growth on Sustainability Report,” J. Sci. Res. Reports, hal. 21–31, 2021, doi: 10.9734/jsrr/2021/v27i1230473.
[12] V. K. Subroto dan E. Endaryati, Kumpulan Teori Akuntansi. Semarang: Yayasan Prima Agus Teknik, 2024.
[13] D. A. Aruan, C. Liandy, dan D. Christina, “Pengaruh Kepemilikan Publik , NPM , Pertumbuhan CSR pada Perusahaan Infrastruktur,” Own. Ris. J. Akunt., vol. 5, hal. 556–565, 2021, doi: https://doi.org/10.33395/owner.v5i2.455.
[14] A. Difta Yasah, S. Syarifatul Ajuj, L. Kusuma Ayu Fardani, R. Hidayat, dan M. Ikaningtyas, “Keterlibatan Pemangku Kepentingan Dalam Perencanaan Dan Pengembangan Bisnis Berkelanjutan,” J. Media Akad., vol. 2, no. 4, hal. 3031–5220, 2024, doi: https://doi.org/10.62281/v2i4.230.
[15] E. E. Susanto dan Z. Suryani, “Pengaruh Ukuran Perusahaan, Leverage, Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan,” J. Cakrawala Ilm., vol. 3, no. 9, hal. 2413–2426, 2024.
[16] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif , Kualitatif dan R&D, 27 ed. Bandung: Alfabeta, 2022.
[17] S. H. Lisnawati, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sustainability Reporting Pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2020,” Indones. Res. J. Educ., vol. 4, no. 3, hal. 474–482, 2024, doi: https://doi.org/10.31004/irje.v4i3.803.
[18] Gressy, “Perkembangan Penelitian Corporate Social Responsibility ( CSR ) Di Indonesia Selama 15 Tahun ( Perspektif Studi Literatur ),” J. Ekon. Ekon. Syariah Vol, vol. 7, no. 1, hal. 897–911, 2024, doi: https://doi.org/10.36778/jesya.v7i1.1498.
[19] Y. Pajaria, “Pengaruh Diversitas Gender Dan Kebangsaan Dewan Direksi Dan Komisaris Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responbility,” Khozana J. Islam. Econ. Bank., vol. 3, no. 2, hal. 49–68, 2020.
[20] F. Andreani dan Ngadiman, “Pengaruh Capital Intensity, Leverage, Dan Company Size Terhadap Tax Avoidance,” J. Paradig. Akunt., vol. IV, no. 4, hal. 1894–1904, 2022, doi: https://doi.org/10.24912/jpa.v4i4.21456.
[21] A. L. Fajriah, A. Idris, dan U. Nadhiroh, “Pengaruh Pertumbuhan Penjualan, Pertumbuhan Perusahaan, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan,” J. Ilm. Manaj. dan Bisnis, vol. 7, no. 1, hal. 1–12, 2022, doi: 10.38043/jimb.v7i1.3218.
[22] A. A. Tanjung dan Muliyani, Metodologi Penelitian: Sederhana, Ringkas, Padat dan Mudah Dipahami. Surabaya: Scopindo Media Pustaka, 2021.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 sherli marcelina, Arfah Piliang, Zubir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




