Implementasi Analisis 5C dalam Mengidentifikasi Penyebab Non- Performing Loan pada Bank BPR Supra Sukabumi
Tingkat Non Performing Loan pada Bank BPR Supra Sukabumi
Keywords:
Non-Performing Loan, Prudential Banking, Analisis 5C, Manajemen Risiko Kredit, UMKMAbstract
Kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) merupakan salah satu indikator yang memengaruhi tingkat kesehatan Bank Perkreditan Rakyat. Tingginya rasio NPL dapat menurunkan kualitas aset produktif serta menghambat fungsi intermediasi bank. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab kredit bermasalah pada Bank BPR Supra Sukabumi melalui penerapan prinsip 5C. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap pihak yang terlibat dalam proses pemberian kredit. Analisis dilakukan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama kredit bermasalah berasal dari faktor internal bank berupa belum optimalnya analisis kelayakan kredit dan monitoring pasca pencairan, faktor debitur berupa penurunan kemampuan membayar, penggunaan dana yang tidak sesuai tujuan, serta rendahnya disiplin pembayaran, sedangkan faktor eksternal berupa kondisi ekonomi dan persaingan usaha memperbesar risiko NPL. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan penerapan prinsip 5C dan monitoring kredit secara berkelanjutan menjadi strategi utama dalam menekan tingkat kredit bermasalah.
References
[1] V. No, R. Kredit, and D. A. N. Kinerja, “SOLVABILITAS, RISIKO KREDIT DAN KINERJA KEUANGAN BANK PERKERDITAN RAKYAT,” vol. 9, no. 3, pp. 264–280, 2022, doi: 10.32534/jpk.v9i3.2778.
[2] I. Digital, T. K. Inklusif, G. Banking, F. Ekonomi, and U. K. Indonesia, “Transformasi Strategis Industri BPR melalui Integrasi Digital, Tata Kelola Inklusif, dan Green Banking,” vol. 9816, no. 1, pp. 1–12, 2026.
[3] M. Etty, “The Implementation of Prudential Banking Principles to Prevent Debtor with Bad Faith,” vol. 5, no. 1, pp. 89–108, 2018.
[4] Ryan Marwa and Winanto N, “ANALYSIS OF THE APPLICATION OF THE 5 C PRINCIPLES IN DECISION MAKING TO GIVE CREDIT TO PT. BPR UGM YOGYAKARTA,” pp. 57–64.
[5] Cantika Alyssa and Yuliantari A, “ANALISIS IMPLEMENTASI METODE 5C DALAM PENGAJUAN KREDIT UMUM SEBAGAI PEMICU KENAIKAN NPL PADA PT BPR BANK BAPAS 69 KANTOR KAS SECANG,” vol. 4, no. 3, 2026.
[6] Wenny Djuarni and R. Ratnasari, “IMPLEMENTASI PRINSIP 5C DALAM MENENTUKAN KELAYAKAN PEMBERIAN KREDIT PADA NASABAH,” vol. 02, no. 02, 2022.
[7] O. Rian and S. Dewi, “Analisis Penilaian Prinsip 5C dalam Pemberian Kredit terhadap Non Performing Loan guna Menilai Tingkat Kesehatan Bank pada PT BPR Harta Swadiri Pandaan,” pp. 54–63.
[8] B. Adriana, S. Jeconiah, and J. V. Aji, “ANALISIS PRINSIP FIVE LETTER C ’ S OF CREDIT DALAM MENGANALISIS KREDIT NASABAH DI PT . BPR KRIDAHARTA,” vol. 6, pp. 51–63, 2024, doi: 10.24246/alethea.vol6.no1.
[9] A. Mamase, S. A. Taariwuan, and F. B. Kawani, “Analisis Tingkat Risiko Kredit Pada PT . BPR Yaspis Dana Prima Tentena,” vol. 2, no. 1, pp. 19–27, 2024.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ratna Febrianty Ningrum, Nur Hidayah Kusumaningrum Fadhilah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




